Roda Ambles, Pesawat Lion Air Evakuasi 195 Penumpang

SIDOARJO, Fokuskriminal.com – Roda belakang Pesawat Lion Air JT-264 rute Surabaya-Balikpapan amblas saat hendak lepas landas di aspal landasan Taxiway Bandara Internasional Juanda Surabaya, Rabu siang (12/12/2018). Akibatnya pesawat tidak bisa bergerak (stuck) di landasan taxiway Bandara Juanda.

Sebanyak 195 penumpang dan tujuh kru pesawat selamat dan berhasil dievakuasi kembali ke ruang tunggu bandara. Sementara pesawat jenis Boeing 737-900er yang mengalami stuck berhasil ditarik ke apron bandara dengan menggunakan kendaraan penarik pesawat yang didatangkan ke titik lokasi kejadian dan kini sedang proses perbaikan.

Humas PT Angkasa Pura 1 Surabaya Yuristo Ardi, mengatakan, amblasnya roda pesawat di Aspal Landasan Taxiway Bandara Juanda ini merupakan kejadian kedua setelah Senin lalu terjadi kejadian serupa yang terjadi pada Pesawat Lion Air tujuan Banjarmasin.

“Terkait kondisi ini pihak Angkasa Pura 1 Surabaya untuk sementara menutup lokasi kejadian untuk dilakukan perbaikan. Seluruh penerbangan yang akan lepas landas menuju landasan pacu dialihkan ke landasan taxiway yang lain,” kata Yuristo Ardi.

Meski hingga kini belum diketahui secara pasti penyebab amblasnya roda pesawat pada aspal landasan taxiway. Namun diduga kejadian itu akibat adanya pergerakan tanah dan faktor cuaca yang terjadi pada Landasan Taxiway Bandara Juanda.

Pihak Angkasa Pura, ungkap dia, saat ini masih melakukan pemeriksaan dan perbaikan terkait kondisi aspal landasan pesawat yang amblas yang bisa menyebabkan roda pesawat mengalami stuck atau tidak bisa bergerak.

“Untuk kepentingan pemeriksaan lebih lanjut saat ini Pesawat Lion Air yang mengalami insiden roda belakang amblas di aspal landasan taxiway masih berada di Apron C Bandara Juanda. Sementara 195 penumpang berhasil diterbangkan kembali sekitar 3 jam kemudian dengan menggunakan Pesawat Lion Air lainnya,” tandasnya.

Sumber : Sindonews

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *