Zona Merah Setelah PSBB Tahap Kedua di Jawa Barat

oleh -

JAWA BARAT – Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengumumkan level kewaspadaan tingkat kabupaten dan kota di Jawa Barat setelah Pembatasan Sosial Berskala Besar ( PSBB) Jabar berakhir, di Gedung Pakuan, Rabu (20/5/2020).

Selanjutnya berdasarkan data dan rekomendasi kasus Covid-19 tersebut, setiap kabupaten dan kota diberi kewenangan mengatur PSBB sesuai dengan kondisi di daerahnya masing-masing.

Gubernur yang akrab disapa Emil ini mengatakan perhitungan level kewaspadaan ini memperhatikan delapan aspek yang di hitung per daerah sampai tingkat kelurahan atau desa.

Delapan aspek yang dihitung tersebut yakni laju pertambahan pasien dalam pengawasan (PDP), laju pertambahan orang dalam pemantauan (ODP), laju kesembuhan, laju kematian, laju reproduksi Covid-19, laju transmisi atau kontak indeks, laju pergerakan kemacetan dan lalu lintas, sampai risiko geografis.

Dari delapan aspek tersebut dihitung skornya dan dikategorikan dalam lima level kewaspadaan, dari mulai skor terendah 8-11 poin masuk kategori Level 5 atau kritis, yakni level warna hitam. Jika skornya 12-14 maka masuk Level 4, kewaspadaan warna merah.