Ahli Waris Sesalkan PT SLS Tutup Mata ,Ahli Waris Pasra Tapi Tak Rela

oleh -

PELALAWAN – Ahli waris Zainun (75) hanya bisa bercerita deritanya , dengan genangan air mata ratapan tagisan saat melihat kuburan di mana almarhum keluarganya , jasad orang tua dan sejumlah keluarganya dimakamkan sebelum berdirinya berdiri batang sawit milik salah satu Perusahaan PT Sari Lembah Subur ( SLS).

Selasa (21/07/2020 tidak banyak yang bisa di lakukan oleh ahli waris , hanya bercerita bagaimana kondisi permakaman yang dulu dimana tempat bersejarah para sanak pamili yang ditingalkan, saat ini di dalam areal PT Sari lembah subur sudah dikuasai oleh PT Sari lembah subur (Sls) pada sama dulu, bahkan kuburan warga pun hilang berganti kebun kelapa sawit .

“Sebelum lahan sudah ada lahan kuburan (TPU) maysarakat desa Genduang dulunya,kini kita sudah tingal di desa sari Muliya, Kecamatan Pangkalan Lesung , tuturnya , mengatakan dahulu kalanya terdapat puluhan kuburan dimana dulunya , namun hari ini bisa kita lihat cukup jelas , degan sekedip kasat mata hanya beberapa kuburan yang terlihat saat ini, Sementara selainnya sudah berganti batang kelapa sawit” Ujar ahli waris Zainun (65)”Tahun.

Ditambahkannya lagi, persoaalan ini sebelumnya sudah pernah di sampaikan ke pihak PT Sari Lembah Subur (Sls), bahkan sudah di mediasi oleh pihak pemerintah kecamatan Pangkalan Lesung hingga Kabupaten pelalawan, “Namun hingga hari ini belum ada titik penjelasan dan solusi tentang hilang nya kuburan warga untuk di ingklapkan menjadi milik kita dan perusahan terlihat diam dan Pakum .

” Kita meminta pihak perusahaan jangan menganggap persoalan ini remeh juga spele sebab jika di biarkan berlarut larut, akan menimbulkan dampak sosial lainnya , mengingat ini kuburan (TPU) masyarakat pada zaman dulu sebelum berdirinya Perusahaan sudah ada puluhan kubur bahkan perkampungan. banyak para leluhur orang tua kami di makamkan di lokasi tersubut” Ujarnya.

Dari sejumlah keterangan alih waris juga masyarakat lahan pekuburan sudah hilang dan di jadikan perkebunan oleh pihak perusahaan PT Sari lembah subur (Sls) terdapat di beberapa lokasi, seperti di Areal OM/Mek Desa Genduang juga terdapat dulunya lahan sawit Perusahaan yang berlokasi di Sp 8 Kopung kompe pada zaman dulunya kini dihilangkan. Entah apa alasan.

Setelah di konfirmasi kepada Humas ,Degan singkat humas menjawab melalui WhstAppnya “Saya gak paham lokasinya kalu gak lihat langsung lokasinya bang dan ditambahkan lagi setelah beberapa menit kemudian ” Namun setelah Setelah saya cek di lokasi makam itu diluar wilayah sls bang tutur humas lagi dalam beberapa waktu .

Setelah mendengar jawaban Humas Sari lembah subur , Ketiapan Batin Mudo genduang (Kepalo suku ) Arman Bantah memang benar apa yang disampaikan humas itu benar ,”Tapi perlu di garis bawahi dulu termasuk dalam areal PT Sari lembah subur Sawit Inti SSP SR6 .Blok 8 OM yang saat ini sudah di tukar gulingkan sama Masyarakat wajar mereka mengelak dan baerkata tidak ada .

Juga disampaikan juga Hampir setiap ada permakaman pasti di alihakan ke masyarakat semenjak adanya program tularguling agar perusahaan tidak ada masalah juga pembagunan kebun plasma sejak tahun 1987 diutamakan di dekat pemukiman masyarakat,Contohnya Kuburan ,kebun karet ,Setelah pembagian Kapling pelasma ke peserta Transmigrasi terdapat juga ,masih ada lahan PT Sari lembah subur masih terdapat lokasi kuburan.

Degan adanya program tukar guling maka lahan sari Lembah yang terdapat adanya permakaman orang tua tua dulu ,itu yang di bagikan kepada masyarakat tularguling ,bahkan sudah puluhan tau mereka menikmati hasilnya ungkapnya *(A2N).