“TERKESAN” JUMAWA !!! TAMBANG ABAL-ABAL Alias BODONG Milik (Bagus) Backhoenya Masih Bebas Menari Di Kali Putih

oleh -

Blitar, Fokuskriminal.com – Akankah harapan warga sekitar tambang milik Bagus ditertibkan oleh aparat penegak hukum setempat menjadi nyata?

Sedangkan kuat dugaan usaha Galian C bodong milik Bagus yang. Menurut pengakuannya join dengan warga Surabaya semakin ngawur dan tidak terkontrol bagaimana tidak usaha Galian C bodong yang mengeruk pasir dan batu menggunakan alat berat yang lazimnya disebut Beckhoe atau Exscavator demi keuntungan semata tanpa memperhatikan dampak rusaknya ekosistem dan keseimbangan alam sekitar, tentu juga berimbas ke warga sekitar.

Salah satu contoh ditengah Cuaca yang tidak menentu dan mungkin bencana yang sewaktu-waktu bisa datang Banjir dan tanah longsor. Karena semakin. Rusak nya keseimbangan alam sekitar. Dan tentunya pasir dan kerikil yang berfungsi menahan serasa arus air sungai justru di keruk dan di perdagangan kan secara bebas oleh para pengusaha nakal galian – galian di sekitar Sumber agung kecamatan Gandusari

Demi mencari keuntungan pribadi semata para pengusaha nakal yang terkenal licin dan notabene mempunyai Backing untuk memuluskan aksi nakal nya dan beredar rumor dari masyarakat sekitar diduga adanya konspirasi dan “mungkin” adanya’ Konsorsium terselubung sehingga mereka “terkesan” tidak pernah tersentuh oleh hukum.

Menurut Wardi bukan nama sebenarnya ( red) warga sekitar menjelaskan kepada awak media ini tambang yang baru beroperasi 2 Minggu an kurang lebih terkesan. Orang nya angkuh mas dan Atos mas dalam bahasa Jawa ( keras ) seolah juga tidak peduli dengan lingkungan sekitar, warga juga mengeluh itupun tidak ada komunikasi dengan warga sekitar kami juga kwatir mas cuaca sekarang tidak menentu dan banjir bisa saja datang tiba tiba bila tanah dan pasir. Sekitar sungai di keruk untuk di jual wah bila berdampak bencana siapa yang akan bertanggung jawab begitu pungkas Wardi kepada awak media.

Sedangkan Bagus itu nambang juga tidak Kulo nuwun atau pun ijin ke warga sekitar. Terkesan arogan dan sok sokan, apa mungkin ada backingnya? kami tidak tahu mas imbuh Wardi kepada awak media warga sekitar berharap kepada aparat penegak hukum setempat untuk menertibkan dan menutup tambang tersebut karna warga merasa resah.

Di sisi lain bukankah sudah diatur bahwa. PETI atau penambangan tanpa ijin adalah kegiatan yang menjadi musuh bersama dan harus di perangi bersama sama selain dampak rusak nya lingkungan dan habitat sekitar sungai pasti lambat laun berpotensi bencana dan ini sudah menjadi. Tugas dinas dinas terkait dan Aparat penegak Hukum setempat untuk menindak kegiatan penambangan ilegal minning .

Serta segala bentuk kegiatan penambangan sudah di atur sebagaimana. Di dalam undang undang terkait Minerba ( Mineral dan batubara) pasal 158 undang – undang nomor 4 tahun 2009 tentang pertambangan mineral dan bara serta / pasal 109 undang – undang nomor 32 tahun 2009 tentang lingkungan hidup dengan ancaman pidana kurungan penjara 10 tahun atau denda ( Rp 10.000.000.000) sepuluh miliar rupiah akan tetapi ancaman hukuman itu tidak membuat ciut nyali ataupun takut para penambang liar dan bodong di sepanjang bantaran kali putih Desa Sumber Agung, Kecamatan Gandusari, Kabupaten Blitar. Dengan keuntungan yang sangat Fantastis dan menggiurkan mereka mengeruk kekayaan alam tanpa berfikir aspek dan dampak resiko ke masyarakat sekitar.

Masih menurut kesaksian. Gino bukan nama sebenarnya (Red) salah satu pekerja kepada awak media ini ketika melakukan penelusuran investigasi Ke lokasi menyebutkan harga pasir di tambang bagus belum berkisar Rp 520 ribu sampai 600 ribu mas sehari volume itu. Bisa mencapai 40 rit sampai 70 rit sudah berapa mas , belum lagi batu dan grosok mas. Oleh karna itu makanya para penambang selalu. Melakukan segala cara supaya mereka bisa nambang mas. Jane takut mas tapi kami hanya kerja untuk bertahan hidup .

Disisi lain, dampak kerusakan jalan yang di timbulkan juga cukup lumayan hebat betapa tidak jalan yang di lalui warga dan pengguna jalan lainya yang notabene di bangun dengan anggaran pemerintah terkesan disepelekan oleh para penambang liar dan. Ilegal tersebut sedangkan jalan jalan sekitar desa merupakan akses mobilisasi warga .

Oleh karena itu Warga juga berharap kepada aparat penegak hukum setempat untuk segera mengambil tindakan dengan menghentikan dan menutup galian galian C bodong tersebut agar warga juga tidak merasa resah serta tidak ada opini yang berkembang di masyarakat luas bahwa ada backing serta tegak nya Supremasi hukum Tanpa pandang bulu Siapa Backing dibalik beroperasinya tambang milik Bagus agar tidak “terkesan ” pemilik tambang Tidak pernah tersentuh oleh hukum dan terjadinya pembiaran.

Dan sampai berita ini di turunkan belum ada tindakan Responsip dari Aparat penegak Hukum Kabupaten Blitar untuk menutup dan menghentikan segala kegiatan tambang milik Bagus yang diduga bodong alias Abal – Abal .*** ( Team)

No More Posts Available.

No more pages to load.