SD Negeri 01 Gedung Jaya Kibarkan Bendera Yang Sudah Lusuh dan Koyak Koyak ,Dinas Pendidikan Kabupaten Tulang Bawang Harus Berikan Teguran dan Sangsi.

oleh -

Tulang bawang,fokuskriminal.com.- 20/10/2021 didalam pasal 234 dan 235. Setiap badan publik termasuk sekolahan sengaja atau membiarkan mengibarkan bendera merah putih robek kusam atau membakar menginjak sang pusaka negara. Ada sangsi pidananya. Bendera merah putih merupakan lambang kehormatan negara.

Sekolah adalah lembaga yang menumbuh kembangkan peserta didik disekolah peserta didik mendapatkan potensi sadar. Sekolah tidak hanya memberi nilai akademis pada peserta didik saja namun sekolah juga memberi pelayanan dan bimbingan kepada murid termasuk tanamkan jiwa patriotisme agar peserta didik dapat mengenal menghargai lambang negara republik Indonesia.

Sebagaimana di amanatkan didalam undang-undang dasar tahun 45. Sang saka merah putih adalah wujud exsistensi bangsa bangsa yang besar ya itu bangsa Republika Indonesia.
Apa jadinya kalau kepala sekolah tidak dapat memberikan contoh kepada peserta didik untuk dapat menghargai sebuah lambang negara Indonesia sang saka merah putih.

Hal ini benar benar terjadi di sekolah dasar negri 01 gedung jaya. Kecamatan rawa pitu kabupaten tulang bawang. Biarkan atau kibarkan bendera kusam dan robek. Nampak terpampang nyata. 12 guru didik ditambah satu kepala sekolah tak ada yang perhatikan sang merah putih.

Ditambah keterangan guru sebut saja Santi yang tidak jelas. Saat di mintai keterangan santi memberikan jawaban yang berbelit Belit bahkan saat di minta menunjuk kan di mana tinggal kepala sekolah Santi sang guru kelas 1 SDN 01 gedung jaya. Juga banyak alasan itu dan ini. Yang pada akhirnya sang guru mengutus suaminya untuk menunjukan rumah sang kepala sekolah. Namun pada saat di perjalanan suami sang guru justru menghilang. Hingga awak media pun kehilangan jejak. Hasil dari bertanya kepada masyarakat di temukan lah alamat sang kepala sekolah. Sangat di sayang kan keterangan dari istri sang kepala sekolah katanya suaminya sedang keluar. Padahal dihalaman rumah nampak kendaraan kepala sekolah ada di rumah.

Didalam pasal 234 dan pasal 235 sangat jelas ancaman pidana penjara maksimal 5 tahun bagi siapapun yang merusak merobek menginjak injak membakar atau melakukan perbuatan lain terhadap bendera negara dengan maksud menodai menghina atau merendahkan kehormatan bangsa Indonesia. (Bersambung)
Uj&tim fokrim Lampung

No More Posts Available.

No more pages to load.