MODUS BARU: Dukun Cabul Bereaksi DiAceh. Banyak Korban Ibu ibu Muda masih Segar

 

 

 

Pidie.fokuskriminal.com.06/22
Seorang Dukun bersorban hijau di Padang Tiji, Pidie, Aceh diduga mencabuli puluhan ibu-ibu.Diketahui puluhan ibu muda menjadi korban pelecehan seksual oleh pelaku yakni berinisial BY (48), warga Padang Tiji, Pidie, Aceh.

Menurut salah satu warga yang saat dikonfirmasi oleh awak media ,”.dukun itu disebut Pesulap Hijau, pelaku melakukan modus pengobatan alternatif dan kemudian diduga melakukan pencabulan terhadap puluhan pasiennya atau kaum ibu-ibu muda.

Hal ini dikatakan Staf Operasional Lembaga Badan Hukum (LBH) benama Farah kepada dari pihak korban, sebanyak lima orang telah melaporkan ke LBH.Banda Aceh.

Ada korban berusia 25-30 tahun, dan rata-rata korbannya adalah ibu-ibu muda yang posisi suaminya bekerja di luar daerah,” ujar Farah,  Kamis (6/10/2022).diUngkapnya,” kepada awak media,”

Kemudian, menurut Farah, bawha praktek pengobatan itu sudah berlangsung selama 5 tahun.
Aksi tersebut dilakukan sebelum menjalani pengobatan, pasien diminta untuk menggantikan baju dan mengenakan baju serta sorban berwarna hijau.

Sebelum praktek dilakukan, korban harus mengganti baju dan mengenakan sorban hijau, dan biasanya pelaku selalu meraba bagian lutut para korbannya,” ungkapnya.

Tak hanya itu saja, ia juga jelaskan, pertemuan 1 dan 2 obatnya cuman air putih, lalu saat pengobatan ketiga dan keempat dukun itu bilang bahwa korban merupakan pilihan Waliyullah, harus menikah dan syaratnya harus berhubungan badan.

“Sebelumnya para korban sempat menolak ajakan dari pelaku, tetapi secara tiba-tiba pelaku menemui korban lalu memegang kepala korban dan akhirnya korban pun ikut terperangkap dalam bujuk rayu pelaku,” uajr Farah .

Menurut keterangan pelaku juga sempat mengancam puluhan korbannya, jika tidak mau berhubungan badan akan ditambahkan dua kali lipat sakit yang diderita, dan keluarga korban akan dibunuh secara gaib, jelasnya,”
Menurut keterangan dari( LBH) kasus ini akan diserah kan kepada pihak yang berwajib agar kasus ini dapat terungkap,” pintas kata Lembaga Badan Hukum( LBH) kepada awak media,”

( Wan atjeh)
Kaperwil Aceh

Related posts