DiKejutkan ! Warga Desa Dusun Antara Damai Seorang Ibu IRT Meninggal Bunuh Diri

 

Tamiang.( Aceh) fokuskriminal.Com.01/22
Seorang ibu rumah tangga ditemukan meninggal dunia di rumahnya di Dusun Antara, Kampung Suka Damai, Kecamatan Banda Mulia, Aceh Tamiang, Rabu, 30 November 2022, sekitar pukul 12.30 WIB.

Perempuan bernama Dina Lestika binti Amjali, (36), itu meninggal dunia setelah gantung diri di tali ayunan dalam ruang tamu rumahnya disaat kejadian itu korban masih berada didalam rumah sama anak balitanya, sedangkan anak balitanya sedang tertidur korban langsung melakukan aksinya ,’

Menurut keterangan “dari suaminya saat dikonfirmasi oleh media yang dilansir fokuskriminal.com. diduga akibat faktor ekonomi sebelum kejadian korban pernah mengeluh kepada saya masalah kebutuhan kehidupan keluarga disebabkan karena saya tidak ada pekerjaan dan tidak bisa memberikan kebutuhan rumah tangga dan tidak mencukupi,”

Kapolres Aceh Tamiang AKBP Imam Asfali melalui Kapolsek Bendahara Iptu Tarmidi saat dikonfirmasi oleh awak media yang dilansir oleh fokuskriminal.com.kamis 01/22 “membenarkan kejadian itu. Korban pertama kali ditemukan oleh anaknya, Nabila Huda saat pulang dari sekolah.

“Anak korban melihat ibunya sudah tergantung di tali ayunan dengan kondisi tali menjerat dileher,” sebut Kapolsek kepada awak media saat dikonfirmasi,”

Selanjutnya, saat anaknya Nabila melihat ibu sudah tergantung Nabilah memanggil dan memberitahukan hal itu kepada kakeknya, Amjali yang saat itu sedang berada di samping rumah. Lalu, masuk ke dalam rumah dan menurunkan korban dengan cara memotong tali yang menjerat leher korban menggunakan pisau carter.
Dan tak lama orang tua korban yang mengetahui kejadian itu langsung menghubungi perangkat desa dan polsek setempat,dengan begitu cepat opsnal polsek bendahara langsung meluncur ke TKP dan langsung melakukan penyelidikan kepada korban,”

” Menurut “orang tua korban Kondisi korban saat diturunkan sudah meninggal dunia. Lalu, peristiwa itu diberitahukan kepada suami korban, Imam Munir yang saat itu tidak berada di rumah,” terang Kapolsek lagi.

Lanjut Kapolsek, berdasarkan keterangan suami korban bahwa istrinya melakukan bunuh diri diduga karena faktor ekonomi. Sebab, selama ini istrinya mengeluhkan keadaan ekonomi dalam rumah tangganya karena sang suami tidak ada perkerjaan tetap dan pendapatan tidak menentu.

Selain itu, kata suami korban bahwa istrinya pernah meminta izin untuk berkerja di Malaysia. Namun suaminya tidak mengizinkan karena ada dua anak yang masih bayi.

Sementara itu, berdasarkan olah TKP diduga korban dalam melakukan bunuh diri dengan cara naik ke atas meja plastik, selanjutnya loncat dengan kondisi leher sudah dijerat dengan tali nilon.

“Pada saat kejadian bunuh diri korban berada di rumah bersama anaknya yang masih balita. Tali yang digunakan untuk korban melakukan bunuh diri adalah tali ayunan anaknya yang diikat di tiang sangkutan ayunan,” pungkasnya,”

Himbauan Kapolres AKBP Imam Asfali SIK MH.
Menjelaskan bagi masyarakat dimanapun berada setiap dirumah tangga ada problem atau masalah bisa dibicarakan dengan baik,atau minta solusi sama perangkat desa atau pihak babinsa setempat,agar permasalahan tersebut tidak terjadi yang kita inginkan,semua permasalahan itu masih bisa kita selesaikan jangan sampai bunuh diri,yang disayagkan kalau kita masih punya anak balita untuk di tinggalkan,Ungkap Kapolres Aceh Tamiang,”

( Wan Atjeh)
Kaperwil Aceh

Related posts