BAIC: Perang Harga Tingkatkan Pasar, Tapi Akhirnya Rugikan

Harga Persaingan Dapat Meningkatkan Pangsa Pasar BAIC, Namun Akhirnya Merugikan

Harga Persaingan Dapat Meningkatkan Pangsa Pasar, Namun Akhirnya Merugikan

BAIC Indonesia memberikan komentar mengenai tren persaingan harga yang sedang terjadi di Tanah Air. Berikut pernyataan dari pabrikan asal Tiongkok yang juga pernah menurunkan harga produknya.

10drama.com -/ News

Naufal Shafly 12 Agustus, pukul 19.00 12 Agustus, pukul 19.00

10drama.com –Persaingan harga sedang marak di industri otomotif dalam negeri, terutama pada segmen kendaraan baru.

Beberapa perusahaan bersedia menawarkan barangnya dengan harga lebih rendah dibandingkan pesaing untuk menarik perhatian masyarakat.

Bahkan, beberapa merek mengurangi harga produknya agar lebih bersaing di pasar.

Mengenai persaingan harga ini, Dhani Yahya sebagai Chief Operating Officer (COO) BAIC Indonesia menyampaikan pendiriannya.

Secara umum, Dhani menganggap fenomena persaingan harga ini sebagai salah satu cara untuk meningkatkan pangsa pasar.

“Penurunan harga yang besar ini bisa juga menjadi salah satu strategi untuk ‘membeli pangsa pasar’, di mana diharapkan dengan adanya penurunan harga, penjualan merek tersebut akan meningkat secara signifikan dalam pangsa pasar,” ujar Dhani saat dihubungi 10drama.com, Selasa (12/8/2025).

Namun, Dhani menganggap bahwa persaingan harga dalam jangka panjang tidak akan memberikan manfaat yang baik dan justru merugikan perusahaan.

Oleh karena itu, BAIC Indonesia lebih memilih menawarkan harga yang cukup wajar untuk produk mereka.

“Karena dalam menentukan harga, terdapat banyak faktor yang harus dipertimbangkan. BAIC melihat bahwa harga adalah komponen yang sangat penting, di mana terdapat berbagai perhitungan yang matang,” kata Dhani.

“Seperti jaminan pelayanan purna jual, ketersediaan suku cadang, kegiatan pemasaran dan penjualan, serta partisipasi tenaga ahli di bidang penjualan dan layanan pascapenjualan yang memerlukan sumber daya terlatih dan berpengalaman yang sangat bergantung pada penjualan dengan harga yang wajar,” tambahnya.

Sebagai informasi, BAIC Indonesia sebelumnya tercatat pernah menurunkan harga produk mereka, BJ40 Plus.

Namun, penurunan harga ini tidak terjadi tanpa alasan, karena BJ40 Plus yang sebelumnya diimpor utuh atau CBU, kini telah dirakit secara lokal.

Bekerja sama dengan PT Handal Indonesia Motor (HIM), BAIC BJ40 Plus diproduksi di pabrik yang terletak di Purwakarta, Jawa Barat.

Melalui skema tersebut, BAIC BJ40 Plus kini dijual dengan harga Rp 698 juta on the road (OTR) Jakarta, yang sebelumnya mencapai Rp 790 juta.

Jika dihitung, penurunan harganya mencapai Rp 92 juta, hampir mendekati Rp 100 juta.

Copyright 10drama.com -2025

Related Article

Related posts