Sidang Perdana Pelanggaran Kode Etik Profesi Advokat, Yang Di Laksanakan PERADI Kota Pekanbaru

oleh -

Pekanbaru, FokusKriminal.com – Sidang perdana pelanggaran Kode etik Oleh Dewan Kode etik Peradi Kota Pekanbaru, Profesi Advokat adalah profesi yang mulia, dalam menjalankan profesi advokat, seorang advokat juga di atur oleh kode etik profesi advokat, sebagaimana diatur dalam uu no. 18 tahun 2003 tentang advokat, Sidang Tersebut dilaksanakan Dikantor Peradi Kota Pekanbaru Lantai II, Jalan Arifin Ahmad.

Terkait laporan adanya dugaan pelanggaran kode etik advokat dewan kode etik profesi advokat peradi Kota Pekanbaru, Sedang menjalankan sidang perdana tentang dugaan pelanggaran kode etik profesi advokat oleh advokat Inisial, (MA), SH di kantor komisi etik edvokat dijalan arifin ahmad pekanbaru.

Agenda sidang masih pembacaan pengaduan oleh pengadu Dr. Yudi Krismen, SH. MH dari kantor Law Firm YK & PATRNER. sidang sempat ditunda seminggu sebelumnya karena teradu (MA) SH tidak menghadiri sidang.

Hal tersebut ditanyakan langsung Wartawan Tribunsatu.com kepada (MA),SH setelah selesai sidang kode etik. Beliau mengatakan bahwa ini adalah hal yang biasa.

Dan Sidang dilanjutkan sabtu depan tanggal 7 September 2019 pukul. 16.30 wib dalam agenda pembuktian, Perkara yang diadukan oleh Dr. Yudi Krismen, SH MH dari kantor Law firm YK & PARTNER Terkait dugaan advokat (MA), SH selaku pengacara RS AULIA HOSPITAL menghubungi klien dari kantor YK & PARTNER tanpa sepengetahuan pengacaranya.

Dan kemudian membuatkan surat perdamaian serta pencabutan kuasa, perbuatan tersebut diduga melanggar ketentuan pasal 6 ayat 2 yaitu : “berbuat atau bertingkah laku yang tidak patut terhadap lawan atau rekan seprofesi ” Serta pelanggaran pasal 7 huruf E tentang kode etik advokat yang berbunyi: “Apabila mengetahui bahwa seseorang telah menunjuk advokat makan hubungan orang itu hanya dapat dilakukan melalui advokat tersebut” Pungkas Dr. Yudi Krismen, SH MH, dalam jawabannya (MA), SH mengatakan bahwa kliennya YK & partner mendatangi RS AULIA HOSPITAL sendiri. Etikanya bahwa kalau sudah diketahui ada pengacaranya, hendaknya (MA) SH selaku pengacara RS AULIA HOSPITAL menghubungi Kantor YK & PARTNER terlebih dahulu.

Menurut Pengadu Dr Yudi Kresmen, SH.MH, Mengatakan bahwa Kasus Pelanggaran Kode etik ini yang dilakukan Oleh (MA) SH, saya Sudah Serahkan Kepada Dewan Kode etik Peradi Kota Pekanbaru Ujar Dr Yudi Krismen, SH.MH kepada Wartawan Tribunsatu.com di Kantor Peradi Kota Pekanbaru Setelah Selesai Sidang Perdana Kode etik Advokat di Peradi.

Ketua Sidang Perdana Kode etik Advokat Adalah H.Firdaus, S.H. M.H, dan El Wahyudi Panggabean, SH.MH, dan Didampingi 4 Anggota Dewan Kode etik Peradi Kota Pekanbaru, Menurut Ketua Sidang Bahwa Kita Dewan Etik Peradi Kota Pekanbaru, Kita Baru Mulai Sidang Perdana Masalah Pelanggaran Kode etik Advokat Ujar Ketua Dewan Kode etik Peradi Kota Pekanbaru Kepada Wartawan Tribunsatu.com Setelah Selesai Sidang Kode etik Tersebut.

Dan Sidang Perdana Kode etik Profesi Advokat Oleh Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Peradi Kota Pekanbaru ini Berjalan dengan Lancar Dan Aman Sampai Bubar.(01/red)