Anaknya Menjabat Kasi Kesejahteraan, Kades Kramian Dinilai Nepotis

oleh -

SUMENEP – Praktik Nepotisme dalam Pemerintahan sepertinya belum dapat dibasmi secara tuntas hingga keakar-akarnya. Terutama ditingkat Desa, praktik Nepotisme justru mencuat lebih-lebih disaat Desa digrojok dengan uang Ratusan hingga Milyaran Rupiah.

Kepala Desa Kramian Kecamatan Masalembu Kabupaten Sumenep dinilai mempertontonkan praktik nepotisme dalam kekuasaannya sebagai Kepala Desa. Dimana dalam Struktur Aparatur Desa, terdapat nama anaknya yang menjabat sebagai Kepala Seksi (Kasi) Kesejahteraan.

” Kepala Desa Kramian mempertontonkan praktik nepotisme secara vulgar kepada masyarakat”, ujar BM, salah seorang Warga Kramian (Senin, 18/05/2020).

Ia menilai bahwa dengan masuknya nama salah satu anaknya, Robbi sebagai Kasi Kesejahteraan tidak saja cacat secara etika politik pemerintahan tapi juga berpotensi melanggar UU Nomor 06 Tahun 2014 tentang Desa. ” Kepala Desa dilarang membuat keputusan yang menguntungkan diri, keluarga dan kelompoknya sendiri, itu dalam Pasal 29 huruf (b)”, jelas BM lagi.

“meskipun secara hukum masih bisa diperdebatkan namun agar potensi melakukan abuse of power itu tidak terbuka, sebaiknya jangan mengangkat keluarga dekat apalagi anak sebagai Aparaturnya”, tambah BM lagi.