Diduga Ketua Forwaka Kejati Babel Menerima Sejumlah Dana Untuk Merendam Pemberitaan Masalah SHP Timah

oleh -

BABEL – Organisasi pers yang berada dibawah instansi tertentu yang disebut Organisasi Kelompak Kerja (Pokja) dibentuk dengan tujuan untuk menyampaikan informasi berupa program akan dilakukan, dan kinerja atau prestasi yang sudah dilaksanakan atau diraih.

Namun, sayangnya organisasi pokja wartawan di bawah Institusi Korps Adhyaksa dikenal dengan nama  Forum Wartawan Kejaksaan (Forwaka)  Kejaksaan Tinggi (Kejati) Kepulauan Bangka Belitung kembali menuai sorotan miring. Kali ini disebut-sebut pengurusnya yang berinisial Rd diduga menerima sejumlah uang dari  utusan sang cukong atau bos timah guna meredam pimpinan media massa mainstream atas pemberitaan dugaan korupsi  pembelian timah kadar rendah oleh PT Timah.

Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun Pers Babel, Disinyalir ada oknum wartawan di Pokja wartawan Forwaka tersebut yang coba bermain-main dengan kasus ini, juga menjadi pemberitaan hangat di sebuah online media mainstream beberapa hari yang lalu, Sabtu (16/5/2020).

Seperti yang dilansir oleh media online dengan  judulnya : ‘ Kolektor Timah Diduga Utus Oknum Wartawan Coba Redam Berita Korupsi’.