Petugas Oknum PNS BPPKAD Sumenep Bersikap Arogan Terhadap Wartawan

oleh -

SUMENEP – Sikap tak terpuji oknum PNS BPPKAD Kabupaten Sumenep Madura Jawa Timur, Bersikap Arogansi menghalangi tugas jurnalistik seorang wartawan.

Busriyanto, salah satu wartawan media Idenpendentnews.id biro sumenep mengatakan dirinya mendapatkan perlakuan tidak menyenangkan dari Oknum PNS BPPKAD Kabupaten Sumenep Madura Jawa Timur.


Kejadian itu berawal saat dirinya mendatangi kantor BPPKAD ternyata sesampainya di depan Reseptionist tidak diizinkan masuk oleh petugas berinisial (SW).

” Saya di perlakukan tidak sopan dengan petugas berinisial (SW), ia meralarang tanpa alasan yang jelas, dengan nada kasar dan marah-marah, seandainya saya melawan mungkin dia mau memukul saya, sampai berdiri dia dari meja kerjanya sambil mengatakan mau sampean apa, sebut Busri kepada fokuskriminal.com, Jumat (15/5/2020).

Ia menjelaskan bahwa kedatangan dirinya ke kantor BPPKAD atas petunjuk Bapak KaBan (Kepala Badan) untuk menemui Plt SekBan (Plt Sektetaris Badan).

” Tetapi petugas tersebut tetap tidak menghiraukan ucapan saya. Bahkan petugas tersebut tetap marah-marah walaupun di sekitar ruang tunggu sedang banyak orang. Dimana di ruang tersebut juga banyak pengantri Bank Jatim serta petugas Bank yang sedang mengadakan pelayanan di teras gedung BPPKAD,” jelasnya.

Ini sudah jelas-jelas menghalang-halangi tugas jurnalis, apalagi yang melakukan adalah seorang Pegawai Negeri Sipil yang salah satu tugasnya melayani masyarakat. Karena seorang jurnalis dilindungi UU Pers No 40 tahun 1999 pasal 4 ayat 1,2 dan 3, pasal 5 ayat 1, pasal 6, pasal 18 ayat 1 yang dijiwai pasal 28 UUD 1945. Barang siapa dengan sengaja menghalangi tugas jurnalis akan dikenakan hukuman penjara 2 tahun atau denda Rp500.000.000,- (Lima Ratus Juta Rupiah).

Sementara dari pantauan awak media, kejadian ini seringkali muncul kerna adanya dugaan awak media yang berkunjung ke kantor tersebut selalu saja diberi alasan bahwa orang yang akan ditemui selalu tidak ada di tempat, tutupnya (Red/***)