LSM PABRI Gruduk Gedung Adyaksa Jambi, Terkait Dugaan Korupsi di Dinas BKKBN

oleh -

JAMBI – Puluhan masa yang tergabung dalam Lembaga Swadaya Masyarakat Peduli Anak Bangsa Dari Rakyat Indonesia (LSM PABRI) mendatangi gedung Adyaksa Jambi terkait dugaan korupsi pada Dinas Kesehatan serta Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Kabupaten Sarolangun, Kamis (9/7/2020).

Dalam orasinya, Dian Saputra selaku Ketua LSM PABRI menyesalkan anggaran pada Dinas Kesehatan berupa kegiatan Biaya Operasional Kesehatan (BOK) kurang lebih 11 Milyar per-tahun untuk tiap-tiap Puskesmas Se-kabupaten Sarolangun.

Menurut Dian, diduga kuat jadi bancakan (acara makan bersama dalam satu wadah-red) untuk memperkaya pribadi atau dikorupsi oleh oknum pada Dinas Kesehatan Sarolangun. Begitu juga untuk dengan biaya Perawatan Dan Operasional Mobil Ambulan Puskesmas Sepintun tahun anggaran 2017 sampai 2019.

Masih menurut Dian, sarat akan dugaan praktek korupsi dikarenakan mobil tersebut hanya berjalan 1 kali sejak mobil itu di datangkan ke Puskesmas Sepintun.

Lebih parahnnya, Dian berujar, pelayanan kesehatan di Puskesmas Sepintun sangat miris dan sangat menjadi keluhan warga.

“Nah kemana Dana Bantuan Operasional Kesehatan yang dikucurkan ke puskesmas tersebut” katanya.