Syukuran HUT PERSIT DAN DHARMA PERTIWI Sederhana Namun Penuh Rasa Kekeluargaan

Namang, FokusKriminal.com – Dalam rangka memperingati HUT Persit Kartika Chandra Kirana yang ke-73, dan HUT Dharma Pertiwi yang ke-55, Persit KCK Koorcab Rem 045 PD II/Sriwijaya dan Dharma Pertiwi Daerah B Bangka Belitung melaksanakan syukuran Jumat 26/04 di Aula Depati Amir Makorem.

Syukuran ini dilaksanakan dengan sederhana namun penuh dengan kekeluargaan, dikatakan demikian karena kegiatan ini dihadiri oleh keluarga besar TNI berupa para Komandan Satuan dan para Perwira beserta prajuritnya juga istri prajurit yang tergabung Persit, Jalasenastri dan PIA Ardhya Garini.

Tampak hadir Danrem 045/Gaya Kolonel Inf Dadang Arif Abdurahman, Danlanal Letkol (P) Mohammad Taufik, Kasrem Letkol Inf Uchi Cambayong, Dandim 0413/Bangka Letkol Arm Riski Budianto, Dandim 0431/Bangka Barat Letkol Arm Bontor Karo-Karo, para Kasi Korem dan Perwira mewakili Danlanud serta Perwira lainnya.

Sementara dari istri prajurit hadir Ketua Dharma Pertiwi Daerah B Babel sekaligus Ketua Persit KCK Koorcab Rem 045 PD II/Sriwijaya Ny Dadang Arif Abdurahman, Ketua Jalasenastri Cabang 4 Koorcab III Babel dan Ketua PIA Ardhya Garini Babel ataupun yang mewakili. Selain itu turut serta hadir Ketua Bhayangkari Polda  Babel beserta anggotanya

Dalam kegiatan tersebut diberikan tali asih kepada warakawuri dan kepada anggota yang berprestasi dalam bayi sehat.

Bersaman dengan syukuran ini juga diberikan pemenang perlombaan paduan suara, pemanfaatan lahan tidur dan dasa wisma dan pemanfaatan limbah plastik.

Danrem sebagai Pembina Persit dan Dharma Pertiwi dalam sambutannya menyampaikan semoga memasuki usianya yang ke-73 Persit dan Dharma Pertiwi yang ke-55 semakin matang dalam berorganisasi serta semakin optimal dalam membantu satuan, semakin meningkat dalam pembinaan keluarga prajurit khususnya bidang mental dan kesejahteraan.

Komandan menjelaskan Persit KCK dan Dharma Pertiwi sebagai organisasi agar semantiasa memberikan kontribusi yang positif bagi prajurit dan keluarga, masyarakat, TNI maupun terhadap bangsa dan negara.

Keharmonisan keluarga adalah prasyarat keberhasilan tugas dan karier prajurit dalam arti istri sangat memiliki peran penting seperti ungkapan dibalik kesuksesan seorang suami pasti dibelakangnya ada seorang istri yang hebat, dengan arti kesuksesan suami juga kesuksesan isteri membina sebuah keluarga. Jelas Danrem.

Kolonel Dadang melanjutkan suami adalah alat negara yang memilih jalan untuk menjadikan kepentingan bangsa diatas kepentingan pribadi dan keluarga, oleh karena itu istri memiliki kewajiban untuk mendampingi perjalanan profesi suami sebagai prajurit TNI.

Istri prajurit senantiasa dituntut untuk dapat menjaga dan membimbing putra_putri, kemudian memberikan kasih sayang dan menanamkan nilai_nilai_nilai luhur, moral, ahlak serta etika maupun suri tauladan, Tegas Danrem.

Related posts