Empat Bulan Kasus Pencurian dan Pengrusakan Ayam Petelur, Belum Ada Kepastian Hukum

oleh -

SUMENEP – Kasus Pencurian dan Pengrusakan Ayam Petelur Milik Tuhasbirullah , sudah Empat bulan dan sampai hari ini, tidak ada kepastian hukum dan keadilan demi hukum di Wilayah Kapolsek Prenduan Kecamatan Pragaan Kabupaten Sumenep, Madura Jawa Timur,

Berdasarkan Laporan Polisi Nomor, LP/K/IV/2020/Jatim/Reskrim/Sumenep/Sek/Prenduan/ Tertanggal 23 April 2020, atas kasus pencurian dan pengrusakan ayam petelur

Tuhasbirullah sangat kecewa pada penegak hukum di Wilayah Kapolsek Prenduan dalam menangani kasus dugaan tindak pidana pencurian dan pengrusakan ayam petelur tidak ada Tranparansi kepada publik khususnya pada keluarga kami, sebagai korban atas kejahatan tersebut,

“Kata Penyidik Polsek Prenduan sudah melakukan gelar pada tanggal 24 Juni 2020, Pertanyaannya adalah kenapa surat pemberitahuan di keluarkan pada tanggal 10 Juli 2020, ini perlu di tegaskan kinerja Kapolsek Prenduan sangat buruk pelayanan hukum kepada warga setempat,” Kata Tuhasbirullah dengan nada kecewa

Lebih lanjut Hasbi sejauh mana kinerja Polsek Prenduan untuk menyelesaikan kasus Pencurian dan pengrusakan kandang ayam,

“Sebetulnya saya sedikit bertanya – tanya dan merasa lucu apa yang dilakukan pihak Polsek mas, ini sudah tiga bulan, patut di duga dengan keterlambatan kasus tersebut, sampai sekarang belum ada perkembangan signifikan,” terangnya.