PT. Sari Lembah Subur Mengakui Kesepakatan, Namun Tak Mau Merealisasikan

oleh -

PELALAWAN – “Pihak PT Sari lembah subur melalui Humas Setio Budi Utomo melalui WhstAppnya mengakui adanya kesepakatan, TA 2019 ada kesepakatan antara kkpa Blok BF dengan koperasi induk yang diketahui perusahaan, kades,camat, kapolsek dan KKPA Blok BF akan memisahkan diri dari koperasi induk Jasa Sepakat tutup humas .

Senin (20/07/2020) Kemudian Awak media,juga mencoba menjumpai kades Dusun Tua Marwan di kantor nya , meminta tanggapan apa yang di sampaikan perusahaan PT SLS , Kades mengatakan..”Kalau sudah mengakui (sls),mengapa tak mau merealisasikan kesepakatan itu. Kok hutang masyarakat petani blok BF yang awalnya 5’7 miliar. berubah menjadi 9 M lebih..ini angka dari mana..? ujar kades..angka hutang masyarakat yang mau memisahkan diri yang tergabung dalam blok BF, berjumlah RP 5,7 M itu kan dari PT SLS dan jasa sepakat sendiri ujar Marwan.

Kades Dusun Tua Marwan, sekali lagi menghimbau kepada PT SLS dan KPS ( Koperasi petani sawit ) jasa sepakat,jangan la mencoba mengakali masyarakat.. masyarakat petani sawit yg tergabung dalam pola KKPA tahap tiga PT sls dan KPS jasa sepakat ini, sudah sangat lama menderita.. mari kita selesaikan sesuai kesepakatan yang sudah di kita buat bersama ujar kades Marwan.