Atasi Sejumlah Persoalan, Muflihun Bicara Soal Inovasi Teknologi

PEKANBARU – Menanggapi rekomendasi Badan Pemeriksa keuangan (BPK) Provinsi Riau terhadap laporan keuangan Pemerintah Kota Pekanbaru di tahun 2021, dalam konfirmasinya, hal tersebut menjadi catatan penting bagi Pj. Walikota Pekanbaru Muflihun dalam melakukan upaya pembenahan.

Dalam keterangannya bersempena Hari Perhubungan, Senin (19/9/22) Muflihun mengatakan, ” tentu kita tindak lanjuti, namun kedepan semua itu tak terlepas mental aparatur serta inovasi teknologi. Sudah sepatutnya Pekanbaru sesuai dengan slogannya sebagai kota yang Smart, ” sebutnya.

Baca : 5 Temuan BPK di Laporan Keuangan Kota Pekanbaru Tahun 2021

Muflihun juga menilai bahwa saat ini sistem informasi dilingkungan Pemko harus dioptimalkan lagi guna mewujudkan pengembangan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) sesuai dengan semangat Perpres 95 Tahun 2018.

” Sekarang zamannya keterbukaan informasi, hal – hal terkait pelayanan Pemerintah untuk masyarakat mustinya dapat diakses lebih mudah, transparan dan akuntabel guna mewujudkan tata kelola Pemerintahan yang bersih yang tentunya juga harus aman, ” ungkap Pj. Walikota Pekanbaru.

Baca : Kemenpan RB : Pemerintah Provinsi Riau Jadi Rujukan SPBE

Lebih lanjut alumni SD Teladan tahun 1990 tersebut mengatakan, ” bicara soal smart tentunya tak terlepas dari inovasi teknologi, saya ingat dulu kalau pulang sekolah waktu naik oplet turunnya disimpang, sekarang tinggal pencet hape abang ojolnya datang, diantar lagi sampai depan rumah, ” ungkapnya mengenang masa lalu.

Bicara soal pengelolaan sampah, ” hingga saat ini, sampah masih menjadi beban pembiayaan yang cukup besar, namun dibeberapa kota yang sudah maju, sampah justru dikelola hingga menjadi pendapatan, ini yang sedang kami dalami, semoga bisa segera terealisasi, ” sebut Muflihun.

Baca : 10 Startup Sampah Dunia yang Patut Menjadi Inspirasi

Begitu juga mengenai parkir, ” saya akan mendorong OPD terkait untuk segera menerapkan sistem pembayaran parkir menggunakan e money, sehingga pendapatan dari parkir dapat tersistem dan akuntable. Tentunya hal itu secara otomatis akan meminimalisir kecurangan, ” ungkapnya.

Termasuk Pj. Walikota Pekanbaru Muflihun juga mengupas soal program pembangunan yang pembiayaannya sempat terkuras ke tenayan dan stagnan dimasa pandemi. Dimana saat ini kebutuhan gedung sekolah jadi mendesak akibat kurangnya perencanaan. 

Baca : Raker Komisi III DPRD Pekanbaru ; Ribuan Lulusan SD Bakal Tak Tertampung di Sekolah Negeri

” karena itu saat ini kita sedang mempelajari beberapa inovasi teknologi yang dapat membantu percepatan pembangunan gedung namun dengan pembiayaan yang lebih hemat, lebih cepat tanpa mengurangi kualitas, ” sebut Muflihun.

Diakhir keterangan persnya Pj. Walikota Pekanbaru Muflihun berterima kasih atas berbagai masukan dan kritikan yang disampaikan warga dimasa transisi kepemimpinannya.

” upaya pembenahan ini seperti mengelola club sepakbola, diperlukan tim handal yang mampu bekerjasama dengan baik, sehingga berbagai persoalan bisa diatasi sesuai aturan yang berlaku agar tidak offside, ” tutupnya. 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.