kampar

Polres Kampar Gelar Penyuluhan dan Razia Premanisme

KAMPAR (FokusKriminal) – Dalam rangka pelaksanaan Operasi Bina Kusuma Muara Takus 2018, sejak kemarin (16/7), Kepolisian Resort (Polres) Kampar beserta seluruh Polisi Sektor (Polsek) dan jajarannya menggelar razia preman ke sejumlah lokasi-lokasi rawan premanisme dan tindak kriminalitas.

Informasi yang dihimpun FokusKriminal.com Operasi Bina Kusuma ini merupakan kegiatan Kewilayahan Mandiri Terpusat yang akan digelar selama 30 hari mulai tanggal 16 Juli hingga 14 Agustus 2018, dengan tujuan untuk mengurangi tindak kriminalitas di Kabupaten Kampar.

Dalam operasi ini juga dilakukan kegiatan – kegiatan preventif seperti memberikan penyuluhan kepada kelompok masyarakat maupun komunitas, tujuannya agar dapat mencegah prilaku premanisme maupun tindak kejahatan.

Operasi Bina Kusuma ini sudah menjadi agenda tahunan Polri dan sudah dilaksanakan sejak beberapa tahun lalu, yang bertujuan untuk pemeliharaan kamtibmas dan mewujudkan situasi yang aman dan kondusif di seluruh penjuru negeri, diharapkan dengan adanya Operasi Bina Kusuma ini dapat menekan angka kriminalitas serta terciptanya stabilitas kamtibmas yang mantap.

Kapolres Kampar AKBP Andri Ananta Yudhistira SIK MH melalui Kasubbag Humas Iptu Deni Yusra saat dikonfirmasi media menyampaikan, bahwa selama pergelaran Operasi ini Jajaran Polres Kampar akan mengadakan kegiatan-kegiatan preventif dengan melakukan penyuluhan serta pembinaan terhadap kelompok masyarakat atau komunitas agar tidak melakukan tindakan premanisme.

“Razia digelar pada tempat atau lokasi yang rawan premanisme serta tindak kejahatan agar tercipta situasi yang aman dan kondusif serta kenyamanan masyarakat,” ungkapnya.

Selanjutnya pada kesempatan tersebut masyarakat juga diajak untuk mendukung pelaksanaan operasi Bina Kusuma ini dengan memberikan informasi. “Jika terjadi tindak premanisme, sehingga bisa segera ditertibkan atau ditindaklanjuti,” pungkasnya.(Emn)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *