SMK Medika Sekolah Umum Berbasis Kesehatan

FukosKriminal.com – Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Medika Samarinda Kalimantan Timur berdiri sejak 2010 silam dengan jumlah 5 siswa saja dengan menempati bangunan tua di Jalan A. Wahab Syahrani dan kemudian pindah ke jalan Lai saat itu. Kini SMK Medika memiliki gedung sekolah sendiri permanen berlokasi di Jalan Padat Karya No 34 Bengkuring Luar Sempaja Timur dengan luas tanah 1/2 hektar, dengan bantuan dana hibah Pemerintah Kalimantan Timur sebesar Rp. 5 milyar dan bantuan dari Kemendikbud RI sebesar Rp. 474 juta.

Gedung SMK Medika tersebut dibangun sejak 8 Januari 2018 dan rampung pada 8 Juli 2018 lalu, dengan dibangun Ruang Kelas Baru (RKB) dan sudah ditempati, 3 Laboratorium masing-masing jurusan, perpustakaan, ruang komputer, aula, lapangan futsal, basket, voli, dan mess bagi siswa berasal dari luar kota yang akan menampung 100 anak, tutur Musmulyadi Kepala SMK Medika Samarinda diruang kerjanya.

Masih menurut Bang Mus panggilan akrabnya, setiap kelas nantinya akan diberi fasilitas ac, proyektor sehingga anak-anak merasa nyaman dalam belajar lebih efektif, suasana bisa lebih nyaman sehingga target belajar bisa tercapai secara maksimal.

Kami sangat bersyukur dari tahun ke tahun SMK Medika sekolah yang berbasis sekolah umum tapi kejuruan kesehatan ini pun semakin banyak peminatnya. Terlihat dari jumlah siswa di 2019 ini sekolah tersebut sudah menampung sebanyak 700 siswa lebih dengan 4 program studi diantaranya farmasi, analis kesehatan, keperawatan dan pariwisata.

Kami mengharapkan SMK Medika ini akan menjadi sekolah terbaik, menjadi sekolah unggulan di Kalimantan Timur. Dan semua anak-anak berprestasi boleh masuk di SMK Medika dan akan diberikan beasiswa serta akan diberikan izin seluas-luasnya karena setiap anak memiliki kecerdasan masing-masing seperti kecerdasan kepala, kecerdasan kaki dan kecerdasan tangan.

SMK Medika sekolah umum berbasis kesehatan ini memiliki 35 guru dan staf yang ada, sekolahnya membekali siswanya dengan pendidikan akademik, pembinaan spiritual dan pembinaan kecerdasan otak kanan.

Siswa-siswi SMK Medika setiap pagi rutin melaksanakan shalat dhuha dan shalat zhuhur berjamaah, bagi non muslim pun mereka melakukan ibadahnya. Selain itu, ekskul pun terus dikembangkan sebanyak-banyaknya sehingga mereka dapat mengasah kemampuannya dan tidak sempat lagi untuk melakukan hal-hal negative.

Terbukti SMK Medika mempunyai banyak atlet yang telah meraih prestasi hingga ke tarap internasional. Diantaranya Futsal putri, balap sepeda, tari, modern dance, futsal putra dan lainnya. “Keberhasilan sekolah merupakan keberhasilan bersama dari Kepala Sekolah, staf pengajar, staf tata usaha, dan seluruh karyawan serta keluarga besar SMK Medika,” tuturnya. (-Rey-)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *