Penghasilan Kurang, Driver Ojol ini Malah Mencuri HP

SURABAYA (FokusKriminal.com) – Mengaku tidak memiliki pendapatan yang cukup dari pekerjaannya, salah satu driver ojek online (Ojol) di Surabaya ini malah mencuri telepon genggam (HP). Tidak tanggung – tanggung, aksinya itu ia lakukan ketika korbannya sedang menolong orang lain yang sedang mengalami kecelakaan lalu lintas.

Sebut saja Syahrul (29), aksi yang dilakukannya itu memang tergolong sadis dan tidak memiliki pri-kemanusiaan, saat korbannya bernama Muhammad Toha menolong korban kecelakaan, Syahrul malah meronggoh HP milik Toha di kantong motornya.

Tapi karena niat Syahrul itu tidak baik, nasib berkata lain, entah ada firasat apa, Toha tiba-tiba saja menoleh ke arah motornya dan melihat Syahrul sedang mengambil HP miliknya yang memang lupa diambil karena ingin menolong korban kecelakaan tersebut.

Syahrul melintas di Jalan Kenjeran dengan maksud mencari penumpang. Saat itulah dia melihat kecelakaan lalu lintas, lalu ia turun dari kendaraan dan melihat kecelakaan tersebut. “Kejadiannya pukul 20.00,” kata Kapolsek Simokerto Kompol AKP Masdawati Sarigih.

Saat berkerumun itulah, Syahrul melihat sebuah HP yang diletakkan di dasbor motor Toha. Ketika itu Toha sedang menolong korban kecelakaan. Tanpa pikir panjang, dia mengambil HP tersebut. Syahrul berusaha melarikan diri.

Namun, pelarian Syahrul tidak mulus. Toha melihat saat tersangka mengambil handphone. “Pemiliknya teriak maling… maling,” tambah Masdawati.

Teriakan Toha mengundang perhatian warga sekitar yang ikut menolong korban kecelakaan. Syahrul semakin panik dan Dia tidak sempat menaiki motor untuk kabur. Warga langsung mengepung pelaku dan menangkapnya.

Beruntung, Syahrul tidak dihakimi warga. Anggota Polsek Simokerto yang melintas di lokasi langsung mengamankannya. Syahrul kemudian dibawa ke Mapolsek untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. Syahrul sempat mengelak saat dituduh mencuri HP. Dia hanya mengambil HP di dasbor motor dan berniat mengembalikan kepada pemiliknya.

“Katanya dia sempat tanya milik siapa HP itu. Tapi, tidak ada yang mengaku. Namun setelah diinterogasi lebih dalam, akhirnya ia mengakui semua perbuatannya, niat mencuri itu dikarenakan ia tidak memiliki penghasilan yang cukup,” tutup Masdawati.(Rel)

Sumber : JPNN

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *