Penyaluran Program Keluarga Harapan Diduga Tidak Tepat Sasaran, ini kata Pendamping

oleh -

TANJABTIM – Penyaluran program keluarga harapan (PKH) di Desa Pandan Sejahtera Kecamatan Geragai Kabupaten Tanjung Jabung Timur, Jambi diduga tidak tepat sasaran. Pasalnya dari hasil pantauan awak media di lapangan salah satu warga Pandan Sejahtera, Pak Kateni (67) yang disinyalir berhak mendapat PKH karena selain masuk kategori keluarga kurang mampu juga penyandang cacat fisik pada kaki kirinya malah tidak pernah tersentuh program mulia dari Negara ini.

Pendamping PKH, Wahyu ketika awak media konfirmasi di kantor Desa Pandan Sejahtera beberapa hari yang lalu mengatakan syarat penerima PKH yang jelas harus miskin.

“Di rumah itu harus ada komponennya, ada anak sekolahnya, ada balitanya, ada lansianya, terus ada disabilitasnya. Pokoknya salah satu diantara itulah,” ucapnya.

Ia juga mengatakan, sejak tahun 2018 telah menjadi pendamping PKH di tiga desa, salah satunya di Desa Pandan Sejahtera.

Sebagai pendamping, Ia tidak bisa memasukan atau merekomendasikan siapa saja yang berhak menerima PKH.

“Tahun 2018 itu saya jadi pendamping, iniloh nama-nama yang harus kamu dampingi. Listnya sudah ada, tiba-tiba datanya dari pusat. Jadi saya tidak bisa masukan orang, mengeluarkan orang bisa tapi harus melalui aplikasi dan itu harus persetujuan jenjangnya,” jelas Wahyu.