Perbatasan Rohul – Padang Lawas Kondusif, Pasca Bentrok Berdarah

RIAU,(Fokuskriminal.com) – Kondisi wilayah perbatasan Riau-Sumatera Utara (Sumut) sudah aman dan kondusif, pasca bentrok antara warga Batang Kumu, Rokan Hulu dengan karyawan PT Mazuma Agro Indonesia (MAI) dan personel Security  yang bertugas di perusahaan tersebut, Selasa (14/08/2018) kemarin.

Kondisi kondusif tersebut diungkapkan Kapolres  Rohul, AKBP M.Hasym Risahondua SIK M.SI usai kunjungannya ke lokasi bentrokan, Selasa  (14/08). ‘’Saya di atas lokasi dari perbatasan Rohul sampai ke Kecamatan Sosa, Sumut. Situasi aman dan tidak ada kegiatan masyarakat. Warga berada di rumah masing-masing. Jarak antara rumah warga berjauhan, dan di sela-sela rumah ada kebun. Situasi dan kondisi di sana sudah aman dan kondusif,’’ ujar Kapolres Rohul kepada sejumlah wartawan saat ditemui usai menghadiri Sosialisasi Pengendalian Gratifikasi bagi Pejabat dan pemangku kepentingan, di Aula Convention Hall Masjid Agung Islamic centere ,Kamis (16/08/18).

Korban yang meninggal  merupakan Security PT MAI saat ini sudah diserahkan kepada keluarganya, Sedangkan dua warga  yang menderita luka luka dalam perawatan di RSUD Pasirpengaraian.

Kapolres Rohul AKBP M.Hasym Risahondua,SIK M.Si menghimbau kepada kedua belah pihak untuk menahan diri Agar tidak terjadi bentrok susulan, dan kita juga berharap  agar masyarakat jangan sampai terprovokasi.

‎‘’Bila ada masalah selesaikan secara baik dan kalau tidak bisa, maka pakai jalur hukum,’’ kata Kapolres.

Ditanya soal apakah sudah ada tersangka dalam kasus tersebut? Kapolres, mengatakan bahwa yang menangani perkara tersebut adalah Polres Padang Lawas. ‘’Karena TKP-nya masih di wilayah Sumut, jadi aparat penegak Hukum disanalah yang menangani,’’ ungkap nya.

‎Saat ditanya apa penyebab bentrok antara warga dengan Karyawan PT MAI versi Polres ? Hasym mengatakan sampai saat ini,  diduga bentrok tersebut terjadi karena saling klaim lahan saja.

Hasym juga menyampaikan informasi yang dihimpun di lapangan terkait kronologis bentrok fisik antara buruh, satpam PT MAI Kabupaten Padang Lawas dengan ratusan warga yang mengaku masyarakat Desa Batang Kumu Kecamatan Tambusai yang terjadi pada hari Selasa (14/08/2018) sekitar pukul 12.00 WIB.

Menurut keterangan pertikaian tersebut awalnya dipicu oleh adanya aktivitas sekitar 150 orang warga desa Kali kapuk Kecamatan Tambusai pada pukul 13.00 WIB,mereka berniat akan melakukan Panen

Raya,di kebun sawit seluas 500Ha yang di klaim milik PT MAI,namun aksi massa tersebut di hadang oleh karyawan dan Security PT MAI,akhirnya ratusan Petani mengamuk hingga berdampak pada pertikaian  karna warga yang datang lebih banyak sehingga insiden bentrokan tersebut menimbulkan korban jiwa hingga menewaskan Seorang Security dan dua orang lainnya terluka”Ungkapnya”

Kapolres mengatakan, Pasca Bentrok sejumlah Personel  Polres Rohul ‎ dibantu oleh satu Pleton Anggota Brimob dari Polda Riau yang dipimpinya langsung melakukan penyisiran di lokasi insiden tersebut,di temukan sejumlah barang bukti,antara lain berupa satu unit sepeda motor yang sudah terbakar,satu pucuk senjata air soft gun,satu buah klewang,dodos, dan beberapa bilah bambu,dan saat ini anggota kita masih berada di TKP untuk berjaga jaga”Pungkasnya”

( Alfian)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *